KEBUTUHAN BUKAN KEINGINAN

KEINGINAN bukan kebutuhan. Kebutuhan juga bukan keinginan. Menurut Kotler dan Keller (2009) dua konsepsi yang berbeda. Kebutuhan itu sebagai syarat hidup dasar manusia. Sedangan keinginan sekedar permintaan. Udara sebagai kebutuhan. Ingin membeli sedang Mercedes hanyalah keinginan.  Kebutuhan muncul untuk dapat bertahan hidup. Keinginan hanya bisa dipenuhi jika mau dan mampu membelinya.

KEDUA pakar pemasaran ini menolak pendapat yang kadung populer selama ini bahwa “pemasar menciptakan kebutuhan”.  Pendapat itu menyesatkan. Pemasar tidak menciptakan kebutuhan, karena kebutuhan mendahului pemasar. Pemasar dalam hal ini berfungsi mempengaruhi kebutuhan menjadi keinginan, misalnya kebutuhan pendidikan. Kebutuhan pendidikan menjadi keinginan karena “diarahkan” oleh faktor lain yang sejalan dengan kebutuhan itu. Pemasar mungkin memperkenanlkan gagasan bahwa Mercedes  dapat memuaskan kebutuhan konsumen akan status sosial. Namun  pemasar tidak menciptakan kebutuhan akan status sosial.

MEMBERI pelanggan yang diinginkan pelanggan, bagi dunia pemasaran, kini tidak lagi mencukupi. Demikian pula hanya melayani kebutuhan belum optimal karena pemasar tidak memberi pelanggan apa yang benar-benar yang dibutuhkan. Sebab masih banyak pelanggan yang tidak  tahu apa yang yang mereka inginkan dalam suatu produk. Itu sebabnya wajar jika seorang pemasar jarang dapat memuaskan semua orang dalam suatu pasar.

MENGIDENTIFIKASI dan membuat profil  dari kelompok pembeli yang berbeda atau membagi pelanggan ke dalam segmen yang lazim disebut segmentasi pasar bagi penyuka produk atau jasa tertentu.Segmentasi yang populer sebagai pasar komunitas memosisikan penawaran pasar diposisikan  di dalam benak pembeli sasaran. Realitas pasar baru ini terbentuk sejalan dengan perkembangan ekonomi makro dunia dimana “pasar tidak lagi seperti dulu”. Perilaku baru konsumen terhadap konsep pemasaran terbentuk bukan sekejap tapi evolutif. Tanpa terasa, konsumen mengubah perilaku.

GLOBALISASI dimana teknologi informasi menguasai detak jantung kehidupan manusia moderen pada gilirannya ingin menegaskan kembali adagium lama bahwa “pelanggan adalah raja”. Konvergensi industri yang mengaburkan batas-batas industri sudah  “jadul”.   Selain meningkatnya eceran. Transformasi eceran mengubah dunia pemasaran sebagaimana sedang dihadapi sekarang.  Pengecer berbasis tokoh dilindas pengecer berbasis katalog, disaingi e-commerce di Internet yang terlebih dahulu memperdaya  TV Home Shopping dan seterusnya.

One thought on “KEBUTUHAN BUKAN KEINGINAN

  1. Menurut saya strategi pemasaran yang baik adalah menciptakan kebutuhan bukan sekadar keinginan. Kalau sekadar keinginan maka pasar yang terbentuk tidaklah awet karena hanya berdasar keinginan sesaat 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s